Pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Bukittinggi dalam perspektif perencanaan

Yoko Adhytia Utama

Abstract


Planning for prisoners guidance should be able to overcome the problems occurred. At the Correctional Institution Class IIA penitentiary in Bukittinggi planning do not yet  overcome the existing problems. This study aims to know how planning in penitentiary Klas IIA Bukittinggi. Qualitative approach is used to explore what and how planning is conducted. The findings show top down planning and a formality planning have been conducted at prisons Class IIA Bukittinggi.


Keywords


guidance; prisoners; planning

Full Text:

PDF

References


Bogdan, R.C. & Taylor, S.J. (1992). Introduction to Qualitative Research Methotds: A Phenomenological Approach in the Social Sciences. Usaha Nasional, Surabaya.

Bryson, J.M. (2001). Perencanaan Strategis: Bagi Organisasi Sosial. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Conyers, D. (1992). Perencanaan Sosial Di Dunia Ketiga: Suatu Pengantar. Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Kartasasmita, G. (1997). Administrasi Pembangunan, Perkembangan Pemikiran dan Praktiknya di Indonesia. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

Morrisey, G.L. (1997). Pedoman Perencanaan Taktis: Membuahkan Hasil Jangka Pendek Anda. Prenhallindo, Jakarta.

Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24 tahun 2014 tentang pedoman penilaian pengubahan klas unit pelaksana teknis pemasyarakatan.

Tjokroamidjojo, B. (1978). Administrasi Pembangunan: Administrasi Negara untuk Mendukung Proses Pembangunan. Fakultas Ketatanegaraan & Ketataniagaan Universitas Brawijaya, Malang.

Tjokroamidjojo, B. & Mustopadidjaja, A.R. (1980). Pengantar Pemikiran tentang Teori dan Strategi Pembangunan Nasional. Jakarta: PT Gunung Agung.

Tjokrowinoto, M. (2012). Pembangunan (Dilema dan Tantangan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Siagian, S.P. (2012). Manajemen Sumber daya Manusia. Bumi Aksara, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.