Perencanaan pengelolaan kawasan konservasi berbasis pemberdayaan masyarakat (Studi pada Balai Taman Nasional Gunung Merapi Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)

Andrian Susanto

Abstract


Referring to the vision of the Ministry of Forestry, vision NPMM Office is Becoming National Park Yang Settled in Managing Human Volcano Dynamic Based Participation of Parties, in which the management of NPMM takes the role of the participation of the parties, especially communities in creating plans that are participatory and collaborative, one size for assess the success of the performance can be seen from how NPMM Office planned community development programs in the villages around NPMM. The focus of this study is to determine how NPMM management planning related to community development activities. Results of this study concluded that the planning of community-based management of NPMM is not likely to procedural but substantive aspects already accommodated, already apply the principle of sustainable development. In the planning of community development activities have also been pursued in a participatory and collaborative, though still within the framework of fulfilling the social responsibility of the organization or the policy direction of the Ministry of Environment and Forestry. 


Keywords


planning; npmm; community development

Full Text:

PDF

References


Abe, A. (2002). Perencanaan Daerah: Memperkuat Prakarsa Rakyat dalam Otonomi Daerah. Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama.

Arnstein, S. (1967). A Ladder of Citizen Participation. JAIP. July: 216-224.

Arifin, Y.F. (2009). Hutan sebagai Sistem Sumber Daya yang Bersifat Multiguna, Multifungsi, dan Multikepentingan”. Dalam Soendjoto, Mochamad A. and Ahmad Kurnain (Eds.). Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Perspektif Kesejahteraan dan Keberlanjutan. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat Press.

Bahri, S. & Algopeng, Z. (2009). Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Hutan Konservasi. Available at http://kerincirealitas.wordpress.com/ opini-konservasi-dan-pemberdayaan masyarakat [acessed at 03 Februari 2009)

Faludi, A. (1973). Planning Theory. England: Pergamon Press, Oxford.

Keith, H. & Dwivedi O.P. (1999). Alternative Administration Human-Need-Centered and Sustainable: Bureaucracy and The Alternative in World Perspective. New York: ST Martin Press.

Henry, N. (1998). Administrasi Negara dan Masalah-Masalah Kenegaraan. Jakarta: Rajawali.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan Untuk Rakyat. Memadukann Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: PT Pustaka Cidesindo.

Kunarjo. (2002). Perencanaan dan Pengendalian Program Pembangunan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Kuncoro, M. (2004). Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi Perencanaan, Strategi dan Peluang. Jakarta: Penerbitan Erlanga.

Miles, M.B., Huberman, M. & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publication, Inc. London.

Riyadi., & Bratakusumah, D.S. (2004). Perencanaan Pembangunan Daerah: Strategi Menggali Potensi Dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Setyowati, A.B., et al. (2008). Konservasi Indonesia, Sebuah Potret Pengelolaan & Kebijakan. Bogor: Pokja Kebijakan Konservasi, USAID and ESP.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendra, K. (2006). Peranan Birokrasi Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Syafiie, I.K. (2006). Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

Sulistiyani, A.T. (2004). Kemitraan dan Model‐Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Gava Media.

Tarigan, R. (2004). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Tjokroamidjojo, B. (1994). Perencanaan Pembangunan. Jakarta: CV. Haji Massagung.

Wahyudi, I. (2006). Metodologi Perencanaan Partisipatif. Jakarta: Penerbit Kerjasama Malang Corruption Watch dan YAPPIKA.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.