Perencanaan Pengelolaan Tambang Pasir Besi di Kabupaten Kulon Progo dalam Perspektif Good Governance

Taufik Hidayat, Ratih Nur Pratiwi, Endah Setyowati

Abstract


This paper examines the relationship of good governance and management planning iron sand mine in Kulon Progo. Planning iron sand mining management in Kulon Progo views of the role of the main elements in the perspective of good governance, that the role of the private sector in this matter PT. JMI is more dominant. The role of PT. JMI management planning iron sand mine in Kulon Progo include: (a) general investigation such as engineering studies, economic studies and environmental studies (including social); (b) Exploration iron sand mine; (c) Construction mine;(d) mining; (e) processing, processing and refining; (f) Transportation; (g) Sales; and (h) reclamation. The government's role in planning the management of iron sand mining in Kulon Progo include: (a) permits; (b) Environmental Feasibility; and (c) Supervision. The role of the community in planning the management of iron sand mining in Kulon Progo very small only as a transmitter suggestions and opinions on the EIA.


Keywords


planning; management; iron sand; good governance

Full Text:

PDF

References


Ansori, Chusni. (2011). Distribusi Mineralogi Pasir Besi pada Jalur Pantai Selatan. Buletin Sumber Daya Geologi.

Anwar, Affandi., & Hadi, Setia. (1996). Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan. Majalah Prisma, No. 3, pp. 24-28.

Bogdan, Robert., & Taylor, Steven J. (1992). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Energi Sumberdaya Mineral Kabupaten Kulon Progo. (2012). Informasi Penambangan dan Pemrosesan Pasir Besi Menjadi Pig Iron di Kabupaten Kulon Progo. Dapat diakses pada http://kulonprogokab.go.id/v21/cetak.php?id=1980/[Diakses 09 November 2014].

Jhingan, M.L. (1984). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Keban, Yeremias T. (2000). Indikator Kinerja Pemda, Pendekatan Manajemen dan Kebijakan. Yogyakarta: Fisip UGM.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. (2000). Pengukuran Kinerja Instansi Pemerintah: Modul Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Istitut Pemerintah. Lembaga Administrasi Negar (LAN), Jakarta.

Maskun, H. Sumitro. (1994). Aspek Perencanaan Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah. Mimeo, Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Perencanaan Pengembangan Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II dalam Rangka Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Bandung: FTSP-ITB.

Miftah, Thoha. (2000). Peran Ilmu Administrasi Publik Dalam Mewujudkan Tata Kepemerintahan Yang Baik. Makalah Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada. UGM, Yogyakarta.

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Raharjo, Wasisto. (2013). Predatory Regim Dalam Ranah Lokal. Jurnal Demokrasi dan HAM, Vol.1, pp. 10-13.

Riyadi dan Bratakusumah, D.S. (2004). Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Siaran Pers Nomor 64/ HUMAS DESDM/ 2008 Tanggal 4 November 2008.

Siagian, Sondang. P. (1985). Proses Pengelolaan Pembangunan Nasional. Gunung Agung, Jakarta.

Tjokroamidjojo, Bintoro. (1987). Pengantar Administrasi Pembangunan. LP3ES, Jakarta.

Widodo, Joko. (2001). Good Governance Telaah dari Dimensi: Akuntabilitas dan Kontrol Birokrasi pada Era Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Surabaya: Insan Cendekia.

Yustika, Ahmad Erani. (2014). Perekonomian Indonesia: Memahami Masalah dan Menetapkan Arah. Penerbit Selaras, Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.